20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 7

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

\20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

20260730 Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan 16

Foto: rum/HUMAS MENPANRB - HUMAS BP TAPERA

 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menghadiri acara akad massal 62.000 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya mewujudkan kawasan perumahan dan permukiman yang bersih, asri, dan indah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurut Presiden, lingkungan yang tertata dengan baik akan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Pada kegiatan tersebut, Presiden didampingi jajaran Menteri Kabinet Merah Putih; Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo; Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin; Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi; serta para bupati dan wali kota se-Jawa Tengah.