20260908 Seri ke 5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 13

20260908 Seri ke 5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 13

20260908 Seri ke 5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 13

20260908 Seri ke 5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 13

20260908 Seri ke 5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 13

20260908 Seri ke 5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 13

20260908 Seri ke 5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 13

20260908 Seri ke 5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 13

20260908 Seri ke 5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 13

20260908 Seri ke 5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 13

20260908 Seri ke 5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 13

Foto: del/HUMAS MENPANRB

 

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyelenggarakan Seri Ke-5 Penguatan Integritas dan Antikorupsi Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Kegiatan yang mengusung tema besar “ASN Berintegritas: Berani Bersikap, Teguh Menjaga Amanah” ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025.

Seri ke-5 mengangkat tema “Membangun Budaya Kepatuhan dan Integritas Organisasi: Peran Pimpinan dan Seluruh Pegawai” dengan menghadirkan narasumber
Widyaiswara Ahli Muda Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Galih Pramana Natanegara.

Pada kesempatan tersebut Galih menyampaikan setiap individu perlu memahami integritas mulai dari hal-hal yang kecil. Menurutnya berintegritas bukan karena organisasi membutuhkan, tetapi karena diri kita memilihnya. Karenanya integritas harus dijadikan sebagai komitmen, bukan label. Ia berpesan kepada ASN di lingkup Kementerian PANRB untuk jangan hanya mengejar predikat integritas, namun bangunlah integritas itu sendiri.