20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

20260407 WAMEN Diskusi Penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional 13

Foto: fik/HUMAS MENPANRB

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memimpin diskusi mengenai penetapan Hari Pelayanan Publik Nasional di Kantor Kementerian PANRB pada Selasa (7/4/2026). Wamen Purwadi menyampaikan bahwa penetapan ini harus memiliki makna strategis yang menjadi pengingat bahwa pelayanan publik adalah inti kerja pemerintah, sekaligus momentum evaluasi pelayanan publik bersama.

Diskusi lintas kementerian/lembaga ini juga melibatkan pakar dan akademisi sebagai narasumber, yakni Anhar Gonggong; Prof. Eko Prasojo; serta Prof. Asvi Warman Adam.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Arsip Nasional RI (ANRI) Mego Pinandito; Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Suharmen; Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Otok Kuswandaru; Staf Ahli Menteri Bidang Budaya Kerja Abdul Hakim; perwakilan dari Kementerian PANRB; Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri; Kementerian Hukum; Kementerian Kebudayaan; Kementerian Dalam Negeri; Kepolisian Negara RI; Badan Pengaturan BUMN; Lembaga Administrasi Negara (LAN); Ombudsman RI; serta Yayasan Penguatan Partisipasi, Inisiatif, dan Kemitraan Masyarakat Indonesia (Yappika).