Pin It

20260525 DEP TDP Piloting Internal Asesmen Kompetensi dan Budaya Digital ASN di Lingkungan LAN10

Kegiatan Piloting Internal Asesmen Kompetensi dan Budaya Digital ASN di lingkungan internal Lembaga Administrasi Negara (LAN), di Jakarta, Senin (25/5/2026).

JAKARTA - Pengembangan kompetensi dan budaya digital ASN menjadi arah kebijakan nasional menuju Indonesia emas 2045. Hal tersebut juga masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025 – 2045, terkait dengan transformasi digital pemerintahan, arah kebijakan difokuskan pada percepatan kesiapan digital (digital readiness) melalui penguatan talenta digital ASN.

Demikian disampaikan Plt. Deputi Bidang Transformasi Digital Pemerintah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Cahyono Tri Birowo, saat membuka kegiatan Piloting Internal Asesmen Kompetensi dan Budaya Digital ASN di lingkungan internal Lembaga Administrasi Negara (LAN), di Jakarta, Senin (25/5/2026).

“Arah Kebijakan Terwujudnya birokrasi pemerintahan yang adaptif dan melayani dilaksanakan melalui serangkaian arah kebijakan pemerintah digital, melalui pengembangan kompetensi dan budaya digital ASN, kemudian peningkatan kompetensi dan kapasitas digital ASN, dan peningkatan kompetensi ASN pengelola layanan,” ujarnya.

Dikatakan bahwa peningkatan kompetensi digital ASN dilaksanakan dengan kolaborasi lintas instansi dengan melibatkan Kementerian PANRB yang merupakan pembina kebijakan SDMA dan pemerintah digital, LAN sebagai pembina pengembangan kompetensi ASN, Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai pembina kompetensi digital. Kemudian Badan Kepegawaian Negara (BKN) berperan dalam asesmen ASN dan pengelola data kepegawaian, dan juga Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bertugas melakukan kajian pengembangan kerangka kompetensi dan budaya digital ASN.

Piloting yang dilakukan menjadi ruang pembelajaran bersama untuk menjawab beberapa pertanyaan mendasar, seperti apakah instrumen mudah dipahami, apakah relevan dengan kebutuhan, dan apakah benar-benar mampu mengukur kompetensi yang ingin diukur. Karena memang pelaksanaan piloting bukan hanya tentang transformasi digital, tetapi menguji salah satu fondasi pentingnya, yaitu instrumen pengukuran kompetensi dan budaya digital ASN.

20260525 DEP TDP Piloting Internal Asesmen Kompetensi dan Budaya Digital ASN di Lingkungan LAN1

Menurutnya tujuan uji coba instrumen kompetensi dan budaya digital ASN diantaranya adalah untuk uji coba yang berfokus pada keterbacaan soal bukan pada skoring. Kemudian memastikan instrumen pengukuran kompetensi dan budaya digital ASN dapat dipahami dengan baik oleh responden. Serta mengidentifikasi kejelasan bahasa, istilah, dan struktur pertanyaan dalam instrumen, dan guna memperoleh masukan awal dari pengguna internal untuk penyempurnaan instrumen. Adapun jenis kompetensi yang diujikan meliputi literasi digital, kemahiran digital, kepemimpinan digital, dan budaya digital.

Sementara itu Sekretaris Utama LAN Andi Taufik menyambut baik kegiatan uji coba asesmen yang merupakan bagian dari piloting project pengembangan instrumen pengukuran kompetensi dan budaya digital ASN yang dikembangkan oleh Kementerian PANRB bersama BRIN. Kegiatan tersebut dinilai penting karena menjadi salah satu langkah awal untuk melihat sejauh mana kompetensi dan budaya digital ASN nasional telah terbentuk.

“Hasil dari pengembangan instrumen ini diharapkan dapat menjadi dasar pemetaan kompetensi digital ASN secara nasional, sehingga pemerintah memiliki gambaran yang lebih objektif dalam merumuskan strategi,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan melalui kegiatan ini, diharapkan LAN dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital pemerintahan dan pengembangan ASN yang unggul, adaptif, serta memiliki kompetensi dan budaya digital yang kuat. (byu/HUMAS MENPANRB)