Kick-off Meeting Pengembangan Portal Administrasi Pemerintahan Bidang Layanan Aparatur Negara (Smart ASN) di Kantor Perusahaan Umum (Perum) Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), Jakarta, Selasa (9/6/2026).
JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus memperkuat transformasi digital manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini ditandai dengan kegiatan Kick-off Meeting Pengembangan Portal Administrasi Pemerintahan Bidang Layanan Aparatur Negara (Smart ASN) di Kantor Perusahaan Umum (Perum) Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), Jakarta, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pengembangan lanjutan SmartASN sebagai platform layanan digital manajemen ASN yang terintegrasi dan merupakan bagian dari upaya percepatan transformasi digital pemerintahan.
Plt. Deputi Bidang Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB Cahyono Tri Birowo, menegaskan bahwa pengembangan layanan digital manajemen ASN merupakan program strategis yang bersifat jangka panjang dan akan terus berlanjut hingga tahun 2028. Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi berbagai instansi sehingga tidak ada lagi silo antar-lembaga. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan layanan digital manajemen ASN dapat terintegrasi dengan Portal Administrasi Pemerintahan (INAgov) dan memberikan manfaat bagi seluruh ASN di Indonesia.
“SmartASN merupakan implementasi amanat Undang-Undang ASN Tahun 2023 yang bertujuan mewujudkan tata kelola ASN yang lebih efektif, transparan, dan berbasis data. Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai proses siklus hidup manajemen ASN dalam satu ekosistem digital nasional, sehingga mampu menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, aman, dan berpusat pada kebutuhan pengguna,” katanya.
Pada kesempatan yang sama Sekretaris Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Diah Faras mengatakan bahwa digitalisasi manajemen ASN merupakan kebutuhan strategis sekaligus amanat regulasi untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas proses manajemen ASN. SmartASN diharapkan mampu menjadi fondasi utama pengelolaan ASN yang terintegrasi, berbasis data, serta berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Pada kesempatan yang sama, Tim Pelaksana dari Perum Peruri memaparkan pendekatan pengembangan yang akan digunakan selama proyek berlangsung. Pengembangan SmartASN akan dilakukan melalui tahapan perencanaan, penyusunan kebutuhan produk, pengembangan aplikasi, pengujian kualitas, asesmen keamanan, hingga implementasi. Selain itu, dilakukan pula penyempurnaan metode kerja dan penguatan organisasi proyek agar pengembangan layanan dapat berjalan lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna, perubahan regulasi, serta dinamika transformasi digital pemerintahan.
Adapun pihak yang turut hadir dalam kegiatan Kick-Off Pengembagan SmartASN 2026 diantaranya perwakilan Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur, Deputi Bidang Transformasi Digital Pemerintah, Sekretariat Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Lembaga Administrasi Negara (LAN), Lembaga National Single Window (LNSW), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan Perum Peruri. (HUMAS MENPANRB)








