20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

20260310 Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup KementerianLembaga Tahun 2026 22

Foto: rum/HUMAS MENPANRB

 

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Otok Kuswandaru membuka kegiatan Pena Publik: Pendampingan Nasional Pelayanan Publik Lingkup Kementerian/Lembaga Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan implementasi kebijakan pelayanan publik serta konsolidasi kebijakan nasional dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Otok mengatakan melalui kegiatan pendampingan nasional ini, Kementerian PANRB berharap seluruh kementerian dan lembaga dapat semakin memperkuat kapasitas penyelenggaraan pelayanan publik di unit-unit layanan masing-masing. Karena menurutnya, reformasi birokrasi akan benar-benar dirasakan oleh masyarakat ketika pelayanan publik hadir secara lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih manusiawi.

Pada kegiatan ini juga dilakukan Forum Group Discussion (FGD) Uji Publik terhadap rancangan instrumen baru PEKPPP, yang bertujuan untuk memperoleh masukan, pandangan, serta rekomendasi dari kementerian dan lembaga sebagai pengguna instrumen tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Deputi Bidang Pelayanan Publik Akik Dwi Suharto Rudolfus; Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Pelayanan Publik Ajib Rakhmawanto; Asisten Deputi Pemberdayaan Partisipasi Publik Insan Fahmi; Asisten Deputi Perluasan Aksesibilitas dan Pelayanan Inklusif Yanuar Ahmad; Asisten Deputi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik Muhammad Yusuf Kurniawan; Asisten Deputi Fasilitasi, Pemantauan, dan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik R.R. Vera Yuwantari Susilastuti; serta para perwakilan kementerian dan lembaga .