Pin It

20260908 Setelah Membakar 1.807 Hektare Kebakaran TNBTS Akhirnya Padam

BPBD Lumajang (Istimewa)

 

Lumajang, InfoPublik — Kebakaran hutan yang melanda sekitar 1.807 hektare kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur,  sejak 26 Agustus 2026 akhirnya padam pada Minggu (6/9/2026).

Meski api telah padam, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang masih melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman dan tidak muncul kembali titik api.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan kondisi tersebut diketahui berdasarkan laporan petugas yang diterjunkan ke kawasan TNBTS.

“Berdasarkan informasi dari petugas BPBD yang kami terjunkan di TNBTS, alhamdulillah, api di kawasan TNBTS sudah dapat dikendalikan,” ujar Isnugroho, Senin (7/9/2026).

Proses penanganan kebakaran turut terbantu oleh hujan dengan intensitas ringan yang mengguyur kawasan TNBTS sejak siang hingga malam.

Sebelumnya, operasi modifikasi cuaca juga dilaksanakan pada 4 September 2026 sebagai bagian dari upaya penanganan kebakaran.

“Dengan kondisi itu, alhamdulillah, kondisi di TNBTS sudah bisa terkendali,” tambahnya.

Kebakaran yang berlangsung sejak akhir Agustus tersebut berdampak pada area seluas 1.807 hektare. Setelah api berhasil dipadamkan, penanganan beralih ke pemantauan kawasan terdampak.

Petugas tetap memperhatikan kondisi lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api, khususnya pada area yang sebelumnya terbakar.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan juga diimbau untuk tetap waspada dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran.

Warga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan indikasi kemunculan titik api maupun asap di sekitar kawasan.

Pemantauan pascakebakaran akan terus dilakukan untuk memastikan kawasan TNBTS tetap aman sekaligus mendukung proses pemulihan lingkungan setelah kebakaran.

(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ard/An-m)