JAKARTA - Pemerintah meminta pengelola bandara Soekarno Hatta segera menyelesaikan kerusakan genset atau pembangkit listrik lain penyebab padamnya aliran listrik di fasilitas pelayanan publik tersebut. Kalau tidak segera menyelesaikan masalah tersebut, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 25/2009 tentang Pelayanan Publik, penyelenggara pelayanan publik dapat dikenai sanksi.
Kalau tidak salah, hari ini sudah hari ketiga. Kemarin pihak bandara menjanjikan segera menyelesaikan, tapi kenyataannya hari ini belum selesai juga, atau bisa disebut ingkar janji. “Jelas sekali, pelayanan publik terganggu. Kasihan yg dagang di sini, kenyamanan terganggu, AC pun nggak nyala,” ujar Deputi Pelayanan Publik Kementerian PANRB Mirawati Sudjono saat mendampingi Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi melakukan kunjungan kerja ke Padang, Jumat (05/12).
Mirawati menambahkan, bandara merupakan ujung tombak pelayanan publik di bidang transportasi. Masyarakat berbondong bondong datang dan pergi dari dan keluar negeri serta antar kota di dalam negeri. “Kalau pelayanan publiknya tidak baik akan mempengaruhi citra negara kita,” imbuhnya. (gin/HUMAS MENPANRB)
Berita Terbaru
08.Jan.2026
Kembalinya Kedaulatan Pangan Indonesia
08.Jan.2026
Menteri PANRB Tegaskan Zona Integritas Bukan Sekadar Pemenuhan Indikator Mengejar Predikat
08.Jan.2026
Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan ZI dan Perjanjian Kinerja Kementerian Hukum 2025
08.Jan.2026
Audiensi dengan Ketua MA
07.Jan.2026
Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan
07.Jan.2026
Audiensi Ketua LPSK
07.Jan.2026








