









Foto: asy/HUMAS MENPANRB
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus mendorong optimalisasi untuk meningkatkan keterpaduan informasi pelayanan publik melalui pengembangan Sistem Informasi Pelayanan Publik Nasional (SIPPN). Untuk itu, dilakukan User Acceptance Test (UAT) atau uji coba pada prototipe SIPPN versi terbaru di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Pelayanan Publik Kementerian PANRB Ajib Rakhmawanto menyebut pengembangan SIPPN versi terbaru ini dilakukan agar sistem semakin efektif, terintegrasi, mudah digunakan, dan sesuai kebutuhan pengguna. Selain itu, juga untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi pelayanan publik yang akurat dan mutakhir.
Dalam kegiatan ini, uji coba aplikasi dilakukan bersama dengan tim teknis pengembang (developer), pengelola sistem, serta perwakilan pengguna aplikasi (admin instansi dan subadmin). Perwakilan pengguna diberikan pemahaman dalam pengelolaan aplikasi SIPPN versi terbaru untuk mengidentifikasi berbagai kendala teknis, ketidaksesuaian proses bisnis, kekurangan fungsi, dan kebutuhan penyempurnaan pengalaman pengguna.








